TATA CARA PENGGEMUKAN SAPI PEDAGING

TATA CARA PENGGEMUKAN SAPI PEDAGING 


TATA CARA PENGGEMUKAN SAPI PEDAGING
TATA CARA PENGGEMUKAN SAPI PEDAGING


    Vmanaje - Berbicara  tata cara penggemukan sapi pedaging banyak sekali hal yang harus kita perhatikan dan kita telaah . Ada beberapa langkah yang harus kita tempu berikut adalah beberapa cara pelaksanaannya.

Cara penggemukan di padang pengembalaan 

     Cara penggemukan ini umumnya di lakukan di  lahan yang luas. Supaya sapi-sapi tersebut bisa berkeliaran dengan memakan makanan yang ada di tempat tersebut dengan secara bebas,ini dilakukan selama beberapa hari,kemudian sapi-sapi ini dipindahkan ke tempat pengembalaan yang lainnya.

    Pada cara ini sapi-sapi tidak akan di beri makanan tambahan berupa konsentrat,dikarenakan sapi-sapi tersebut memakan makanan yang ada di tempat atau lahan tersebut. lakukanlah terus menerus sampai sapi-sapi tersebut sudah layak untuk di jual 

Adapun kekurangan dan kelebihan dari cara tersebut adalah 
Kelebihannya adalah


  • Tidak banyak membutuhkan banyak tenaga karena sapi-sapi tersebut berkeliaran bebas dalam mencari makanan  
  • Tidak banyak membutuhkan modal dalam memberi makanan atau konsentrat,serta kandang khusus atau pun kandang individu.
  • Sapi diberikan tempat berteduh yang hanya  berfungsi sebagai pelindung dari hujan dan panas matahari.
Sedangkan kekurangan nya adalah 
  • Proses pertumbuhan sapi akan lambat. dikarenakan sapi hanya di beri pakan hijauan  yang ada di tempat tersebut tanpa konsentrat. 
  • Menyiapkan lahan yang luas untuk menanam hijauan supaya sapi tersebut tidak kekurangan makanan,
  • Lokasi harus berada di tempat yang curah hujan nya tinggi dan merata untuk menjamin ketersediaan makanan/pakan

Cara penggemukan dengan sistem Dry Lot fattening


Cara penggemukan dengan sistem Dry Lot fattening
Cara penggemukan dengan sistem Dry Lot fattening

    Walaupun pemberian konsentrat sangatlah penting,akan tetapi kebutuhan alamiah sapi pedaging akan serat kasar tetap harus kita penuhi. Sapi-sapi yang digememukan dengan sistem ini umumnya tidak digembalakan melainkan di beri makanan didalam kandang dalam bahasa Indonesia sering dikenal sebagai sapi kereman.

    Sapi ini akan terus menerus diberi pakan hijauan atau konsentrat di dalam kandang secara terus –menerus selama beberapa bulan sampai sapi tersebut biasanya layak untuk di jual,biasanya konsentrat dalam sistem kereman berupa jenis bahan pakan,seperti dedak padi atau ampas tahu.

Cara penggemukan dengan sistem kombinasi


Cara penggemukan dengan sistem kombinasi
Cara penggemukan dengan sistem kombinasi


    Sistem ini merupakan penggabungan dari sistem pengembalaan dan sistem kereman. Biasanya dilakukan di wilayah tropis dan subtropis. Di Negara Australia sistem ini banyak dilakukan dengan pertimbangan pakan berupa hijauan yang terkait dengan iklim.jika pada saat ketersediaan hijauan sapi akan digembalakan,tetapi jika musim dingin atau musim salju datang sapi-sapi tersebut akan digemukan dengan cara keraman.

Cara penggemukan dengan sistem kombinasi
Cara penggemukan dengan sistem kombinasi

    Ketika sapi digembalakan di padang rumput,sapi juga akan di berikan konsentrat dalam mencakupi  kebutuhan sapi tersebut.demikian juga di kala musim salju datang,sapi akan diberikan pakan hijauan dan konsentrat  untuk kebutuhan hidupnya,akan tetapi ini dilakukan di dalam kandang,adapun dikandang khusus atau pun kandang individu. Sistem ini biasanya membutuhkan biaya yang cukup menguras kantong dibandingkan sistem yang dua tadi.

Penggemukan sapi dengan pola kereman 


Penggemukan sapi dengan pola kereman
Penggemukan sapi dengan pola kereman


    Di Indonesia sendiri sistem ini banyak sekali digunakan dikarenakan menyesuaikan dengan kondisi dan lokasi setempat,dan disebut dengan sistem kereman, dengan sistem ini sapi akan digemukan di dalam kandang individu yang sangat sederhana.dalam pemberian pakan atau minum dilakukan dua atau tiga kali sehari dalam kandang selama masa penggemukan. Selama sapi dalam masa penggemukan sapi akan terus di beri pakan dan sapi tersebut tidak akan dipekerjakan.

    Dalam sistem kereman ini ,pada umumnya  banyak dilakukan di lokasi-lokasi yang memiliki ketersediaan sapi yang cukup banyak setiap tahunnya contohnya : seperti Wonosobo,Banyumas,Lamongan,Banyuwangi,Madura,dan Bali.

    Pola ini  juga dilakukan sekarang di beberapa lokasi yang sepanjang sejarah belum pernah tercatat sebagai sentra peternak sapi pedaging. Misalnya lokasi di DKI Jakarta dan Jawa Barat, dilaporkan cukup berhasil. Dan masih banyak juga lokasi-lokasi lainnya  yang berhasil dalam beternak sapi pedaging. 

0 Response to "TATA CARA PENGGEMUKAN SAPI PEDAGING"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Bawah Artikel